Jadi Kontroversi! Bar di Jepang Sediakan Layanan Menampar Pengunjung

Jadi Kontroversi! Bar di Jepang Sediakan Layanan Menampar Pengunjung

Jepang memang tak pernah berhenti dalam berinovasi dalam berbagai bidang. Dikenal sebagai negara yang memiliki kemajuan teknologi pesat, Jepang juga terkenal dengan berbagai layanan dari tempat hiburan maupun restaurant yang ada-ada saja.

Seperti yang viral di media sosial baru-baru ini. Terdapat sebuah bar bernama Izakaya Shachihoko yang terletak di Nagoya Bar. Selain menyajikan makanan ringan yang lezat, bar tersebut juga menyediakan layanan tamparan hangat yang dilakukan pegawai wanita.

Layanan nyeleneh ini disebut telah memperbaiki bisnis bar tersebut. Karena ada layanan menampar pelanggan, banyak orang yang datang untuk mencoba pengalaman menyakitkan itu.
Dilansir dari Oddity Central, Rabu (6/12/2023) pada mulanya tamparan wajah itu hanya dilakukan satu staf saja. Namun karena meningkatnya permintaan, manajemen akhirnya mempekerjakan beberapa gadis untuk menampar pelanggan. Setiap tamparan dihargai 100 yen atau sekitar Rp 10 ribu.

Berdasarkan laporan media berbahasa Mandarin, Liberty Times Net, pada beberapa kasus layanan tamparan wajah ini meminta pelanggan untuk membayar hingga 500 yen. Hal itu dilakukan karena pelanggan memilih pegawai perempuan yang mereka mau untuk menampar wajah mereka.

Namun seiring waktu berjalan, layanan ini justru mereshkan warga setempat. Hingga akhirnya pihak bar meminta agar pengunjung tak melulu meminta layanan ini jika berkunjung ke bar tersebut.

“Shachihoko-ya saat ini tidak memberikan tamparan. Kami menghargai perhatian yang diterima hari ini, namun kami tidak dapat mengakomodasi kunjungan dengan tujuan menerima tamparan,” bunyi pesan tersebut.

“Kami tidak menyangka video lama akan menjadi viral seperti ini, jadi harap dipahami sebelum datang,” tulisnya.

Tidak jelas kapan bar Izakaya menghentikan layanan kontroversial tersebut tapi yang jelas, hal ini masih menarik banyak perhatian.

(Dindi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *