Dugem dan Clubbing, Fakta dan Tata Cara Pergi Ke Tempat Dugem

Dugem dan Clubbing, Fakta dan Tata Cara Pergi Ke Tempat Dugem

Beberapa orang masih menganggap kegiatan dunia malam seperti mengunjungi diskotik atau clubbing sebagai hal yang tabu.

Kata-Kata Bijak Anak Clubbing

Gemerlap dunia malam meskipun sering menerima cap negatif, namun selalu ada tempat untuk menemukan celah untuk menertawakannya. Yuk, kita simak ungkapan nyeleneh soal para clubbers yang suka pamer di laman media sosial

“Jangankan dugem, kagak pulang abis Magrib aje ditelponin Emak mulu.” 

Clubbing memang berlaku di malam hari. Semakin malam, biasanya tarian dan hentakan musiknya makin menggila. Beberapa orang mempelesetkan hobi dugem mereka dengan lelucon waktu usia sekolah yang suka mendapat telpon orangtua jika telat pulang ke rumah.

“Gue mah jangan dugem. Upacara aja pingsan.”

Berjoged di area dance floor tak lengkap jika tidak penuh totalitas. Kamu akan berdiri dan berjingkrak-jingkrak di tengah area bersama pengunjung lain. Saking asyiknya, bahkan sampe lupa waktu.

“Habis gelap terbitlah terang, lah gue abis gelap berangkatlah dugem.” 

Ke diskotik untuk dugem tidak mungkin di lakukan di malam hari. Bahkan pengunjung saja baru bisa masuk setelah pukul sembilan malam. Makin malam, diskotik makin ramai. Jadi bukan habis malam lalu pagi bagi para clubbers ini tetapi terbit malam, berangkatlah dugem.

“Ga usah ke diskotik, ditelponin Emak lagi nongkrong aja jantung gue langsung dugem.”

Musik diskotik pastinya menghentak-hentak. Memacu adrenalin pengunjungnya untuk menari ria. Tapi, zamannya masih suka nongrong waktu sekolah dulu, siapa di sini yang langsung panik ketika mendapat telpon dari orangtuanya? Apalagi kalau pergi nongkrongnya diam-diam, auto cabut pulang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *